5 Cara Kalibrasi Baterai Laptop Manual

  • Whatsapp

Cara kalibrasi baterai laptop harus dikuasai oleh semua pengguna gadget. Apalagi laptop yang digunakan memiliki kapasitas daya yang sering naik turun. Terkadang kapasitasnya besar, tapi saat digunakan bisa langsung habis dalam beberapa jam saja.

Untuk mengetahui cara kalibrasi baterai laptop, Anda bisa menyimak beberapa cara yang akan terjadi di bawah ini. Sebagian besar cara bisa diaplikasikan pada ada semua sistem operasi Windows khususnya Windows 10.

Mengapa Perlu Dilakukan Kalibrasi?

Beberapa orang mungkin akan bertanya, buat apa melakukan kalibrasi baterai pada laptop selama masih bisa dipakai? Sebenarnya kalibrasi dilakukan untuk memperlihatkan akulturasi dari budaya atau persentase pada baterai laptop.

Sebagai contoh, anda sudah melakukan pengisian daya baterai dengan persentase mencapai 100%. Saat membeli laptop dan kondisi baru dengan daya yang penuh ini anda bisa memakainya di atas 5 jam. Sayangnya saat ini laptop hanya bisa dipakai selama 2 jam saja.

Terkadang dalam kondisi penuh mendadak daya baterai habis begitu saja. Hal seperti ini tentu sangat merepotkan. Apalagi anda sedang asyik bekerja dan jauh dari colokan listrik dan juga charger dari laptop.

Kalibrasi dilakukan untuk menyesuaikan lagi berapa ukuran atau daya dari baterai laptop itu sendiri. Jadi dalam kondisi penuh laptop akan menunjukkan jangka waktu pemakaian yang tepat. Misal dalam kondisi 100% setelah kalibrasi waktu pakainya menurun menjadi beberapa jam saja.

Cara Kalibrasi Baterai Laptop

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melakukan kalibrasi baterai laptop. Setiap cara kalibrasi baterai laptop yang dibahas di bawah ini masih memiliki kemungkinan gagal. Oleh karena itu, lakukan langkah di bawah ini secara berurutan.

1. Kalibrasi Manual

Kalibrasi-Manual

Cara kalibrasi baterai laptop yang pertama adalah menggunakan fitur pada sistem operasi Windows. Untuk bisa menggunakan cara manual, Anda harus mengikuti beberapa langkah di bawah ini.

Pertama Anda harus menghindari proses sleep atau laptop mati sendiri saat kalibrasi dilakukan. Untuk melakukannya ikuti cara di bawah ini:

  • Masuk ke Control Panel lalu berlanjut Hardware and Sound, dan Power Options. Pilih menu “Change when the computer sleeps“.
  • Pada bagian “Put the computer to sleep“, ubah menjadi “never“.
  • Klik menu “Change Advanced power setting“.
  • Gulir ke bawah sampai menemukan “Battery“, perbesar dengan menekan “+”.
  • Perbesar juga bagian “Critical battery action” dan pilih “Hibernate“.
  • Lakukan ekspansi “Critical battery level” dengan melakukan klik “On battery“.
  • Atur persentase ke nilai rendah: 1-5%.
  • Klik Apply > OK > Save changes.

Setelah melakukan cara diatas, lakukan proses kalibrasi secara manual dengan melakukan beberapa langkah di bawah ini.

  • Lakukan pengisian baterai laptop sampai terisi penuh 100%. Jangan lepaskan charger dan biarkan selama beberapa menit atau jam hingga dingin atau tidak terasa panas sama sekali.
  • Selanjutnya biarkan laptop kehabisan baterai dengan sendirinya. Anda tidak perlu melakukan apapun, amati sesekali laptop yang menyala hingga dayanya benar-benar habis selalu melakukan sleep.
  • Setelah laptop benar-benar mati karena ini habis, Anda bisa melakukan pengisian kembali. Lakukan hingga terisi dengan persentase mencapai 100%.
  • Setelah pengisian berjalan dengan lancar, proses kalibrasi sudah dilakukan dengan sukses.

Saat ini indikator baterai dan persentase pada laptop akan kembali normal. Jadi daya yang bisa disimpan akan sesuai dengan kondisi fisik dari baterai yang dipakai.

2. Memakai BIOS

Memakai-BIOS

Cara kedua yang bisa dilakukan untuk melakukan kalibrasi pada baterai laptop adalah memanfaatkan BIOS. Untuk melakukannya Anda bisa mengikuti beberapa langkah berikut ini:

  • Apabila laptop dalam kondisi hidup, sekarang matikan sampai benar-benar sempurna.
  • Setelah Laptop mati, Anda bisa menghidupkan kembali hidupkan kembali.
  • Saat laptop akan masuk ke menu utama, Anda bisa menekan tombol F2 atau kombinasi tombol lain sesuai dengan jenis laptop yang digunakan. cara ini dilakukan agar anda bisa masuk ke BIOS.
  • Setelah masuk ke BIOS, pilih menu “Power“. Manfaatkan keyboard untuk menggerakkan kursor naik atau turun.
  • Pilih menu “Start Battery Calibration” lalu tekan tombol enter.
  • Lakukan pengisian daya hingga terisi penuh 100%. Ikuti perintah pada layar.
  • Cabut charger laptop lalu biarkan laptop menyala hingga akhirnya mati sendiri secara otomatis setelah dayanya habis.
  • Lakukan pengisian ulang dari kondisi 0% sampai terisi penuh ke 100%.
  • Proses kalibrasi sudah selesai.

Setelah proses kalibrasi selesai, Anda bisa segera melakukan reboot ulang. Tunggu laptop hingga benar-benar menyala untuk melihat berapa daya dari baterai saat ini.

4. Pakai Aplikasi Smarter Battery

Pakai-Aplikasi-Smarter-Battery

Secara umum ada dua fungsi utama yang diberikan oleh aplikasi Smarter Battery. Dengan menggunakan aplikasi ini anda bisa memaksimalkan daya dari baterai. Selanjutnya daya dari ponsel juga akan dipantau sehingga bisa dicek bagaimana performa selama dipakai.

Kamu sih kedua dari aplikasi ini adalah melakukan kalibrasi pada baterai laptop. Setelah melakukan kalibrasi kapasitas baru dari baterai akan terlihat dengan jelas. Selain itu waktu pakainya juga bisa dilihat sehingga anda bisa tahu bagaimana kondisi baterai saat ini.

Aplikasi ini merupakan software premium yang dihargai sekitar 14 dolar. Jika anda ingin menggunakannya secara penuh disarankan untuk membelinya terlebih dahulu. Selanjutnya jika ingin mencobanya terlebih dahulu bisa memakai versi trial 10 hari.

5. Memasang BatteryCare

Memasang-BatteryCare

Aplikasi kedua yang bisa digunakan untuk melakukan kalibrasi baterai laptop adalah BatteryCare. Dengan menggunakan aplikasi ini anda bisa melakukan kalibrasi secara instan dan mendapatkan hasil yang sesuai.

Kelebihan aplikasi adalah kemampuannya untuk menghabiskan sisa daya baterai yang tersisa. Masalah ini dilakukan untuk melakukan proses kalibrasi sehingga penghitungan jumlah daya baterai yang bisa ditampung bisa akurat.

Setelah proses kalibrasi dilakukan, aplikasi ini digunakan untuk memantau kinerja atau performa dari baterai. Untuk bisa menggunakan ini Anda bisa download secara gratis melalui situs resminya. Hampir semua laptop dengan sistem operasi Windows bisa memakai aplikasi ini.

Cara Mencegah Penurunan Daya Baterai Laptop

Cara-Mencegah-Penurunan-Daya-Baterai-Laptop

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penurunan daya baterai laptop. Aku kan beberapa cara di bawah ini agar risiko kerusakan pada baterai bisa dicegah.

  • Disarankan untuk tidak menggunakan laptop yang sedang menancap pada charger.
  • Gunakan hingga benar-benar habis baterainya. Selanjutnya baru lakukan pengisian dari kondisi kosong sampai terisi dengan penuh atau 100%.
  • Setelah melakukan aktivitas yang cukup intens dengan menggunakan, segera matikan apalagi baterai terasa sangat panas.
  • Lakukan kalibrasi secara rutin untuk menghindari adanya kesalahan sistem dalam mengenai jumlah atau daya baterai yang tersisa.

Seperti yang sudah dibahas di atas, cara kalibrasi baterai laptop bisa dilakukan dalam beberapa cara. Ada yang dilakukan secara manual dengan memanfaatkan pengaturan pada laptop. Ada juga yang dilakukan dengan menggunakan beberapa aplikasi pihak ketiga.

Anda bebas menggunakan cara apapun selama bisa memperbaiki indikator pada baterai. Jadi anda bisa tahu seberapa besar daya yang tersisa dan sesuai dengan persentase yang ditampilkan. Dengan data yang akurat Anda juga bisa bersiap-siap dengan membawa charger dan mencari colokan listrik.

 

Lihat Juga :

Related posts